Terlampir File PDF Pengumuman Pembagian Kelompok Mahasiswa KKN Tematik dan DPL FISIP Universitas Andalas

Penerimaan Program Beasiswa Unggulan FISIP Unand

Jurusan :

  • Sosiologi
  • Ilmu Komunikasi
  • Ilmu Politik
  • Antropologi
  • Administrasi Publik


Jadwal Pendaftaran

  • Pembelian PIN dan Pendaftaran online tanggal : 15 Juli s/d 21 Juli 2020
  • IPK Minimum 3.25
  • Toefl Minimum 450
  • Menandatangani Perjanjian Sebagai Asisten Peneliti
  • Kuliah Penuh Waktu

Persyaratan dan Kelengkapan Berkas yang diserahkan :
1. Foto copy Ijazahdan transkrip nilai S1 ( Ijazah Sarjana) yang legalisir
2. Pas Photo 4x6 sebanyak 3 lembar
3. Surat keterangan sehat dari dokter
4. Formulir pendaftaran. (Download pada web : http://fisip.unand.ac.id)
5. Surat Kesediaan Menjadi Calon Pembimbing dari calon Pembimbing ( Download pada web : http://fisip.unand.ac.id)
6. Melampirkan bukti pendaftaran online
7. Surat rekomendasi akademis dari dua orang ( Download pada web : http://fisip.unand.ac.id )
8. Melampirkan bukti pembelian PIN pendaftaran

Hasil survei yang dilakukan oleh Tim Tanggap Darurat COVID-19 FISIP Unand kontribusi dengan Balitang Provinsi Sumbar menunjukkan adanya dilema yang melibatkan masyarakat kita di tengah-tengah sosial yang berskala besar di Sumbar. Terlebih di salah satu sisi masyarakat kita sudah mengerti dan paham tentang kebijakan PSBB di Sumatera Barat, namun karena pertimbangan ekonomi dan pekerjaan masih

Tuesday, 05 May 2020 14:45

Pedoman Pelaksanaan KKN Tematik FISIP

Unduh di sini

Tuesday, 05 May 2020 14:36

Pedoman Fastrack 2020

Unduh di sini

Kemenristek/BRIN memberikan fasilitas pendanaan bagi dosen-dosen yang akan melakukan penelitian. Fasilitas tersebut diberikan dalam bentuk skim-skim penelitian baik itu yang bersifat desentralisasi maupun kompetitif nasional. Selain itu, skim penelitian juga mewadai semua bidang ilmu dalam perguruan tinggi. Luaran dalam penelitian hibah penelitian menjadi unsur yang penting untuk didanai atau tidaknya suatu proposal penelitian. Dari luaran penelitian diharapkan diperoleh artikel yang diterbitkan oleh jurnal internasional bereputasi, hak kekayaan intelektual, model atau prototipe, buku ajar dsb.. Luaran penelitian tersebut sangat penting bagi dosen (peneliti) maupun institusi dalam hal akreditasi baik program studi maupun universitas.Untuk mencapai tujuan proposal yang didanai kemenristek/BRIN, maka FISIP Unand mengadakan workshop hibah penelitian dengan tema Strategi Memenangkan Hibah Kemenristek/BRIN. Pada kegiatan tersebut, FISIP Unand  mengundang narasumber Prof. Dr. Afrizal MA yang merupakan reviewer nasional Kemenristek/BRIN Prof. Afrizal, MA menjelaskan strategi yang harus dilakukan oleh dosen FISIP agar proposal yang diajukan dapat didanai. Wokshop ini dimoderatori oleh Dr. Indah Adi Putri, MSi Kajur Ilmu Politik.

Menurut Wakil Dekan I FISIP Unand Dr. Aidinil Zetra, MA tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan daya saing Dosen/peneliti Fisip Unand dalam berkompetisi memenangkan  hibah penelitian pada berbagai skim penelitian. Hal ini diharapkan akan meningkatan jumlah proposal yang nantinya lolos pendanaan hidah penelitian dari Kemenristek/BRIN tahun mendatang. “Dosen FISIP perlu dipacu untuk menuliskan proposal untuk mendapatkan hibah, hal ini nantinya akan berimbas pada peringkat Fakultas dan Universitas” ungkapnya. Workshop ini diikuti oleh dosen FISIP Unand.

Wakil Dekan I FISIP Dr. Aidinil Zetra mengemukakan bahwa FISIP Unand akan membuka kembali program Fast Track untuk periode ke 2 tahun 2020 ini. Program ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2019. Ada lima program studi sarjana di lingkungan FISIP Unand yang telah membuka program fast track yaitu Sosiologi, Antropologi, Ilmu Politik, Ilmu Komunikasi dan Administrasi Publik. Menurut Dr. Aidinil Zetra program fast-track ini adalah program percepatan studi, yang memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk menyelesaikan program S1 dan S2 dalam waktu 5 (lima) tahun, dimana pada tahun keempat mahasiswa S1 dapat mengambil tambahan 6-12 SKS matakuliah tingkat S2, yang akan diakui pada saat mereka melanjutkan studi ke Program Magister. Ia menjelaskan bahwa syarat peserta program fast-track adalah Syarat : Mahasiswa BP 2017; menunjukkan prestasi akademik tinggi (IPK > 3,5); minimal telah menempuh 120 sks dalam waktu maksimal 6 semester; disetujui oleh Rektor yang diwakili oleh Dekan FISIP

Pelaksanaan Fast Track di FISIP Unand menurut Aidinil adalah dimulai pada semester 7 di mana mahasiswa diizinkan mengambil mata kuliah Magister yang hasilnya langsung diperhitungkan dlm program Magister.Sebelum lulus S1, statusnya masih sebagai mahasiswa S1. Setelah lulus S1, statusnya langsung dialihkan menjadi mhs Program S2. Pelaksanaan Program Magister berlangsung selama 1 (satu) Tahun (dua semester) dan dapat diperpanjang sampai 4 semester, sejak yang bersangkutan dinyatakan berstatus mahasiswa magister. Jika pada semester 9 perserta Fast-Track belum lulus S1, maka program Fast-Track dihentikan dan mhs tetap dapat menyelesaikan program Sarjana (S1).

Pada Rabu, 11 Maret 2020 bertempat di Pelataran Gedung B FISIP Unand , Kampus Limau Manis dilaksanakan ”Pelantikan HIMA Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas periode 2020/2021” Acara dimulai pada pukul 16.00 diawali dengan pembukaan yakni menyanyikan Lagu Indonesia Raya kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. Setelah acara pembukaan maka dilanjutkan dengan sambutan, Oleh Ketua Panitia, Pembina HIMA Dr. Indraddin, Ketua Jurusan Dr. Jendrius dan oleh Kuasa Dekan FISIP Unand Dr Aidinil Zetra, SIP, MA. Setelah sambutan dilanjutkan dengan pembacaan Sumpah Jabatan yang dipimpin oleh Kuasa Dekan Dr. Aidinil Zetra, SIP, MA dan diikuti oleh semua Pengurus.

Pada kesempatan member kata sambutan Dr. Aidinil Zetra, MA selaku Kuasa Dekan mengingatkan kepada semua pengurus bahwa penurus HIMA Sosiologi sebagai pemimpin mahasiswa adalah orang biasa yang dapat menghasilkan karya luar biasa yaitu orang yang dapat bermanfaat bagi orang lain karena sebaik-baiknya manusia adalah orang yang dapat memberikan manfaaat bagi orang banyak dan itulah pemimpin sejati. Aidinil mengingatkan bahwa terdapat banyak tantangan mahasiswa hari ini dan ke depan yaitu pertama demokratisasi akses pengetahuan terhadap data dan informasi tidak terbatas ruang dan waktu sehingga akses informasi dapat lebih mudah dan cepat, kedua,  open source yang beraneka ragam, seperti open course dan online shop yang yang dapat diakses secara mudah oleh masyarakat. Tantangan yang ketiga yaitu semakin meningkatnya mobilitas baik mobilitas data maupun mobilitas informasi serta mobilitas barang dan mobilitas manusia. Ke empat adanya integrasi model baru yang lebih mudah antara hulu dan hilir (supply chain). Untuk tugas HIMA adalah menjadi wadah bagi para anggotanya untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan ke depan. HIMA harus menjadi wadah bagi anggotanya untuk meningkatkan  kompetensi komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis dan kreativitas. Selain itu HIMA juga mesti menjadi wadah untuk meningkatkan literasi anggota minimal literasi data, literasi teknologi dan literasi manusia. Yang paling penting menurut Aidinil HIMA harus menjadi sarana membangun integritas anggota baik integritas kinerja maupun integritas moral.