JAKARTA (Unand) – Tim debat bahasa Inggris Universitas Andalas berhasil menempus putaran 16 besar dan merebut penghargaan pembicara terbaik pada gelaran Indonesia Varsity English Debating (IVED) 2020 di Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta, yang berlangsung dari (17-21/1) lalu.

Tim yang berasal dari komunitas debat mahasiswa Andalas Debating Society (ADS) ini beranggotakan Muhammad Arif Varelino (Ilmu Komunikasi 2018), Nadhifah Akbar Habibie (Manajemen Internasional 2018), dan Nugel Dwiputra Pangarso (Ilmu Politik 2019). 

Nadhifah Akbar Habibie mengungkapkan kita berhasil melaju sampai babak Open Octofinals setelah berhadapan dengan Universitas Sanata Dharma, Binus University, Universitas Indonesia, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Tanjungpura. 

“Langkah kita terhenti setelah berhadapan dengan Universitas Gadjah Mada, yang pada akhirnya merebut gelar juara umum di babak final,” ujarnya.

Namun, kiprah tim ADS Universitas Andalas tidak hanya berhenti di sana. “Kita  berhasil memborong gelar Pendebat Terbaik (Best Speaker) kategori Novice, dengan Nadhifah Akbari menduduki posisi ke-9, Nugel Dwiputra pada posisi ke 7, dan Muhammad Arif pada posisi ke-4. Penghargaan bagi ketiganya diserahkan langsung oleh Presiden Atma Jaya Debating Club Raymond Arifianto J. dan Ketua Indonesian Debate Council Daud Hernoud C.L.,” tambahnya.

Dikatakannya kegiatan yang diselenggarakan oleh Indonesian Debate Council (IDC), IVED adalah salah satu kompetisi debat parlementer berbahasa Inggris tertua dan paling prestisius di Indonesia sejak penyelenggaraan pertama di Universitas Indonesia pada tahun 1998. 

Bersama dengan Java Overland Varsity English Debating (JOVED) dan National University Debating Championship (NUDC) yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaraan dan Kemahasiswaan Kementerian Riset dan Teknologi, IVED merupakan salah satu kompetisi utama dalam kalender tahunan dunia debat parlementer Indonesia. 

Lebih lanjut, ia mengungkapkan ini adalah kali pertama Universitas Andalas ikut serta dalam gelaran tahunan IVED.

“ADS adalah komunitas mahasiswa Universitas Andalas yang bertujuan untuk menyebarkan dan mempromosikan kegiatan debat parlementer di lingkungan kampus,” jelasnya.

Ditambahkannya sejak berdiri pada tahun 2019, ADS telah mencatat serangkaian prestasi di lomba-lomba debat parlementer tingkat provinsi, regional, hingga nasional. (*)

 

 

Thursday, 16 January 2020 09:38

Perpanjangan Pembayaran SPP/UKT

SPP Genap 19

Friday, 03 January 2020 11:34

FISIP Bicara - Prof. Dr. Damsar, M.A

Written by

Friday, 03 January 2020 11:25

FISIP Bicara - Dr. Yevita Nurti, M.Si

Written by

Thursday, 02 January 2020 12:15

Gossip dipenghujung tahun 2019

 

 

Kegiatan bersepeda Gosip dipenghujung tahun 2019

Kerja sama Serikat Petani Indonesia (SPI) Sumatera Barat dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas dan dikelola oleh Pusat Kajian Keadilan Agraria dan Lingkungan (Sangkakala) yang juga menghadirkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Sumatera Barat. Rabu, 18 Desember 2019, mulai jam 09.00 - selesai di Ruang Sidang Dekanat FISIP Lantai 2, Kampus Unand Limau Manis. Acara dibuka oleh Dekan FISIP (yang mewakili Rektor Unand), para narasumber adalah Henry Saragih (Ketua Umum SPI), Afrizal (Guru Besar Sosiologi FISIP Unand), dan Sultanul Arifin (Ketua Komnas HAM Sumbar, dengan Moderator Didi Rahmadi (Peneliti Sangkakala). Dihadiri oleh puluhan peserta dari Padang dan Jambi, baik para Dosen, Mahasiswa, Aktivis, Petani, dan sebagainya. Di sela-sela acara, ada penyerahan beras organik dan kaos-kaos kampanye UNDROP oleh Ketua Umum SPI kepada Dekan FISIP Unand.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas melaksanakan peresmian Museum Etnografi Andalas di Gedung C FISIP, Limau Manis (4/12).⁣ Pada peresmian dan seminar nasional kebudayaan juga dihadiri oleh Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet, S.E,. M.M. Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, S.H., M.H. meresmikan langsung Meseum Etnografi Andalas yang dipandu oleh Dr. Maskota Delfi,M.Hum Dosen Antropologi FISIP yang menjelaskan kebudayaan yang ada dimentawai serta apa saja kebiasaan kebiasaan orang mentawai, dimuseum juga terdapat benda - benda yang digunakan dalam kehidupan sehari hari masyarakat mentawai. Dlam acara ini juga terdapat Seminar Nasional Kebudayaan yang diikuti dosen, mahasiswa dan peserta umum, yang menjadi Keynote Speaker Drs Fitra Arda, M.Hum (Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Yudas Sabaggaler, SE.,MM (Bupati Kepulauan Mentawai), Dr. Sri Setiawati, MA (Dosen Antropologi FISIP Unand)

 

Sambutan dari Dekan FISIP Dr. Alfan Miko, M.Si                     Salah satu sesi panel pada seminar nasional kebudayaan

Wednesday, 13 November 2019 10:51

Kuliah Umum bersama Walikota Sawahlunto