Thursday, 20 July 2017 15:33

Efektivitas pelaksanaan program sarjana pemberdayaan masyarakat nagari/ kelurahan (spmn) oleh badan pemberdayaan masyarakat perempuan dan keluarga berencana (bpmpkb) kota padang

By 
Rate this item
(0 votes)

NORA ARIFKA / Bp.1210842018

Pembimbing:
Malse Yulivestra, S.Sos, M.AP
Wewen Kusumi Rahayu, S.AP, M.Si

JURUSAN ADMINISTRASI PUBLIK
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS ANDALAS

Nora Arifka, BP 1210842018, Efektivitas Pelaksanaan Program Sarjana Pemberdayaan Masyarakat Nagari/Kelurahan (SPMN) oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Padang, Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, Padang, 2017. Dibimbing oleh: Malse Yulivestra, S.Sos, M.AP dan Wewen Kusumi Rahayu, S.AP, M.Si. Skripsi ini terdiri dari 181 halaman dengan referensi 13 buku teori, 4 buku metode, 2 Jurnal, 1 Peraturan Walikota, dan 1 website internet.

 

Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis tentang efektivitas pelaksanaan Program Sarjana Pemberdayaan Masyarakat Nagari/ Kelurahan (SPMN) di Kota Padang oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Padang. Landasan dari Program SPMN adalah SK Gubernur Sumatera Barat Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Pedoman Umum Program SPMN di Sumatera Barat. Program SPMN dilaksanakan  bertujuan untuk membentuk SPMN menjadi kader wirausaha muda di Kelurahan dan mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kelurahan.

 

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sementara itu, teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Penelitian ini menggunakan teori efektivitas organisasi oleh Robert Kreitner dan Angelo Kinicki yang menyatakan ada empat pendekatan dalam menilai efektivitas organisasi yaitu pencapaian tujuan, pemerolehan sumber daya, proses internal, dan kepuasan konstituensi strategis.

 

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, peneliti menarik kesimpulan bahwa program Sarjana Pemberdayaan Masyarakat Nagari/ Kelurahan (SPMN) belum sepenuhnya efektif dilaksanakan oleh BPMPKB Kota Padang terkait pencapaian tujuan dan proses internal karena tujuan pelaksanaan Program SPMN belum tercapai dimana usaha mandiri SPMN belum lebih produktif sehingga SPMN belum bisa mandiri dengan usahanya dan tidak mampu merekrut tenaga kerja dari masyarakat. Namun cukup efektif dilaksanakan melihat kepada pemerolehan sumberdaya dan pencapaian kepuasan konstituensi strategis.

 

Kata Kunci: Efektivitas, Program SPMN, BPMPKB Kota Padang

Read 624 times Last modified on Tuesday, 25 July 2017 11:34