Dosen FISIP Universitas Andalas Raih Pendanaan Program Riset Kolaborasi Indonesia 2026, Perkuat Sinergi Riset Nasional
Kontributor
Renndy Putra Atriadi, S.Kom
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas kembali menorehkan capaian membanggakan di bidang penelitian. Tiga dosen FISIP Universitas Andalas berhasil menjadi bagian dari tim penerima Program Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) Tahun Anggaran 2026, sebuah skema pendanaan riset nasional yang mendorong kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menghasilkan penelitian berkualitas dan berdampak bagi pembangunan Indonesia.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kapasitas akademik dosen FISIP Universitas Andalas terus berkembang dan mampu bersaing pada tingkat nasional. Melalui kolaborasi lintas institusi, para peneliti diharapkan dapat menghasilkan inovasi, rekomendasi kebijakan, serta solusi ilmiah terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Program Riset Kolaborasi Indonesia merupakan salah satu bentuk sinergi antarperguruan tinggi yang bertujuan memperkuat ekosistem riset nasional. Program ini mendorong para akademisi untuk bekerja sama lintas disiplin ilmu dan lintas institusi sehingga menghasilkan penelitian yang lebih komprehensif, inovatif, serta memiliki manfaat nyata bagi masyarakat dan pemerintah.
Pada pendanaan RKI Tahun 2026, dosen FISIP Universitas Andalas berperan sebagai peneliti mitra dalam tiga penelitian berbeda yang melibatkan universitas-universitas terkemuka di Indonesia, seperti Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Padang, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Negeri Yogyakarta.
Salah satu dosen yang memperoleh pendanaan adalah Prof. Alfan Miko, yang bergabung sebagai peneliti mitra dalam penelitian yang dipimpin oleh Nurman Achmad dari Universitas Sumatera Utara. Penelitian tersebut juga melibatkan Hedi Ardiyanto Hermawan dari Universitas Negeri Yogyakarta.
Tim peneliti mengangkat tema "Pengembangan Model Pemberdayaan Lansia Terpadu dan Berkelanjutan di Indonesia: Sinergi Aspek Lingkungan (RTH Produktif), Sosial Budaya (Budaya Lokal), dan Dukungan Stakeholder (Penta-Helix) di Kota Medan, Bandung, dan Padang."
Penelitian ini berupaya merancang model pemberdayaan lanjut usia yang lebih komprehensif melalui integrasi berbagai aspek penting, mulai dari pemanfaatan ruang terbuka hijau produktif, penguatan nilai-nilai budaya lokal, hingga kolaborasi berbagai pemangku kepentingan melalui pendekatan penta-helix. Dengan mengambil lokasi penelitian di tiga kota besar di Indonesia, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan yang mendukung peningkatan kesejahteraan lansia secara berkelanjutan.
Keberhasilan berikutnya diraih oleh Dr. Lucky Zamzami, yang menjadi peneliti mitra dalam penelitian yang diketuai oleh Delmira Syafrini dari Universitas Negeri Padang bersama Erna Herawati dari Universitas Padjadjaran.
Penelitian tersebut mengangkat judul "Model Pembangunan Pariwisata Bahari Berkelanjutan Berbasis Potensi Sosial, Budaya, dan Kearifan Lokal di Kawasan Pesisir Indonesia."
Topik ini dinilai memiliki relevansi yang tinggi dengan kondisi Indonesia sebagai negara maritim yang memiliki potensi wisata bahari sangat besar. Penelitian tersebut diarahkan untuk menghasilkan model pembangunan pariwisata yang mampu mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat pesisir, serta perlindungan terhadap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Melalui pendekatan tersebut, pembangunan sektor pariwisata diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Sementara itu, Dr. Roni Ekha Putera juga berhasil menjadi bagian dari tim penerima Program Riset Kolaborasi Indonesia Tahun 2026. Ia bergabung sebagai peneliti mitra dalam penelitian yang dipimpin oleh Zikri Alhadi dari Universitas Negeri Padang dengan anggota tim lainnya Ramadhan Pancasilawan dari Universitas Padjadjaran.
Penelitian yang diusung berjudul "Rekonstruksi Desain Kebijakan untuk Penguatan Tata Kelola Sekolah Cerdas Bencana Berbasis Risiko dan Kapasitas Lokal."
Penelitian tersebut berfokus pada penyusunan desain kebijakan yang mampu memperkuat tata kelola sekolah dalam menghadapi ancaman bencana melalui pendekatan berbasis risiko serta optimalisasi kapasitas masyarakat lokal. Mengingat Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan sistem pendidikan yang lebih tangguh, adaptif, dan responsif terhadap berbagai potensi bencana.
Keikutsertaan tiga dosen FISIP Universitas Andalas dalam Program Riset Kolaborasi Indonesia Tahun 2026 mencerminkan meningkatnya kualitas penelitian yang dikembangkan di lingkungan fakultas. Selain menghasilkan luaran ilmiah berupa publikasi dan rekomendasi kebijakan, kolaborasi ini juga memperkuat jejaring akademik antara Universitas Andalas dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Kolaborasi riset lintas institusi menjadi salah satu strategi penting dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Permasalahan sosial, lingkungan, tata kelola pemerintahan, hingga pembangunan berkelanjutan membutuhkan pendekatan multidisiplin yang melibatkan berbagai bidang keilmuan. Oleh karena itu, keterlibatan dosen FISIP Universitas Andalas dalam skema penelitian nasional ini diharapkan dapat memperluas kontribusi keilmuan fakultas dalam menjawab berbagai isu strategis bangsa.
Capaian tersebut sekaligus mempertegas komitmen FISIP Universitas Andalas dalam membangun budaya akademik yang unggul melalui penguatan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan dukungan berbagai program pendanaan kompetitif seperti Program Riset Kolaborasi Indonesia, dosen didorong untuk terus menghasilkan penelitian yang tidak hanya memiliki kualitas akademik yang tinggi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional.
FISIP Universitas Andalas menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh dosen yang berhasil memperoleh pendanaan Program Riset Kolaborasi Indonesia Tahun Anggaran 2026. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas riset, memperluas jejaring kolaborasi, serta menghasilkan inovasi yang berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan, masyarakat, dan pembangunan Indonesia.
All Categories
- News (213)
- Notification (2)
- Pengumuman (11)
- Prestasi (6)
- Uncategorized (43)